"Kalau memang mau diajak ketemu itu bagus, jadi ada komunikasi. Saya tunggu undangan pertemuan itu karena prinsipnya kita ingin ada komunikasi," kata Akbar kepada detikcom, Sabtu (21/4/2012) malam.
Dalam pertemuan nanti, Akbar ingin memberikan saran kepada pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengenai pelaksanaan Rapimnasus yang dipercepat dari jadwal semula bulan Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajakan Ical untuk bertemu dengan Akbar dan tokoh senior Golkar lainnya seperti Jusuf Kalla disampaikan Wakil Sekjen Golkar Nurul Arifin, Jumat (20/4). Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengkomunikasikan rencana percepatan Rapimnasus.
Sebelumnya Akbar mengaku kecewa karena tidak diajak bicara oleh Ical mengenai pencapresan. "Saya enggak pernah diberitahukan, saya cuma dengar Rapimnasus untuk mempercepat penetapan capres dari media. Saya Ketua Wantim tidak pernah diinformasikan apa-apa," kata Akbar kepada detikcom, Kamis (19/4).
Akbar mengatakan mestinya Ical dan pengurus DPP lebih dulu meminta saran atas adanya usulan 27 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar agar Rapimnasus dipercepat.
"Seharusnya semua kebijakan strategis lebih dulu dimintakan pertimbangan ke Wantim, minta saran. Saya ini jadi enggak tahu apa-apa karena belum ada yang ajak bicara," ujarnya.
Belum diketahui tanggal pertemuan antara elite Golkar, namun pengurus DPP akan menggelar rapat pleno pada 27 April di kantor Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Rapat ini khusus membahas pelaksanaan Rapimnasus di Bogor, Jawa Barat.
(fdn/mad)










































