"Siapa pengirimnya akan kita telusuri," kata Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suhardi Alius, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (21/4/2012).
Suhardi menegaskan, apa yang dilakukan pengancam itu merugikan masyarakat. Karena itu, dia mengingatkan agar hal serupa tidak terulang, perlu dilakukan tindakan tegas.
"Kita tidak akan membiarkan pelaku karena itu sudah meresahkan masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya, ancaman bom diterima pada pukul 19.00 WIB oleh pegawai Wendy's Mal Kelapa Gading. Ancaman disampaikan lewat telepon.
Tak lama kemudian, petugas keamanan mal juga menerima ancaman. Isinya, bom akan meledak saat pukul 20.35 WIB.
Namun setelah ditelusuri oleh tim gegana, ancaman itu tidak terbukti.
(mad/mad)











































