"Belum. Karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Belum bisa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat ditemui di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (20/4/2012).
Riwanto mengatakan dari pihak TNI sendiri sudah bersedia kalau anggotanya diperiksa oleh kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui penembakan kedua oknum TNI AL ini terjadi pada 13 April 2012, sekitar pukul 02.30 WIB. Kedua anggota TNI AL tersebut bernama Pratu Apm Sugeng Riyadi, anggota lembaga farmasi TNI AL (Lafial) dan Prada Akbar Fidi Aldian dari Yonif Linud 503 Kostrad.
Sugeng mengalami luka pada bagian telinga kanan kena tembak, sementara Akbar mengalami luka pada bagian dada sebelah kanan karena kena tembak sampai tembus ke belakang.
Kapen Kostrad Letkol Albiner Sitompul membenarkan ada anggota TNI yang tertembak. Namun Albiner mengaku tidak mengetahui penyebab tertembaknya kedua anggota TNI tersebut.
"Anak buah ketembak memang ada. Lagi dikembangkan. Orangnya masih sakit. Tunggu dulu," jelasnya.
(mei/mok)











































