"SMS kumpul itu memang ada. Tahunya disuruh kumpul di Monas, pukul 21.00 WIB (12 April)," Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Andrian Ponto saat dihubungi detikcom, Jumat (20/4/2012).
Andrian mengatakan keempat anggota TNI dari satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 6 Tanjung Priok itu ikut berkumpul karena aksi solidaritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya sumber terpercaya detikcom menyebutkan geng motor berpita kuning merupakan 200-an oknum anggota TNI. Mereka turun ke jalan melakukan sejumlah aksi brutal atas koordinir perwira menengah TNI.
Mereka menggelar apel di Monas sebelum beraksi di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat pada Jumat (13/4) dinihari untuk mencari anggota geng motor yang telah membunuh rekannya, Kelasi Arifin, pada 31 Maret 2012.
Pangdam Jaya Mayjen Waris mengatakan 4 oknum TNI tersebut masih diperiksa sejauh mana keterlibatan mereka dalam aksi brutal 13 April lalu. Empat oknum tersebut adalah: Serda Yogi Pramana, Serda Jaka Trima, Praka Majuri, dan Pratu M Kotibul Imam.
Keempatnya mengaku tidak ikut dalam aksi anarkis. Mereka hanya ikut-ikutan saja dan dibagikan pita kuning sebelum turun ke lapangan. Waris menyebut mereka akan diberi hukuman berat yaitu disel dan sanksi administrasi.
(gus/nrl)










































