4 Cabang HMI Tolak Pembukaan Rapimnas oleh Mega
Rabu, 11 Agu 2004 15:27 WIB
Jakarta - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Riau yang menamakan diri sebagai Cabang HMI Penyelamat Independensi menolak pembukaan Rapimnas HMI pada 12 Agustus 2004 oleh Presiden Megawati di Istana Negara."Itu adalah bentuk perselingkuhan dengan kekuasaan. Makanya kami menolak dan mengutuk keras rencana tersebut," kata Nanda, Ketua HMI cabang Jakarta Timur di Kantor HMI Jakarta jalan Cilosari Menteng Jakarta Pusat, Rabu (11/8/2004).Rapimnas HMI akan digelar 12-14 Agustus di Bogor. "Seharusnya bukan kita yang datang ke Istana Negara, tapi Mega yang datang ke tempat kita di Bogor," ujarnya.Menurut dia, pihaknya mendukung Rapimnas sebagai bagian dari konsolidasi internal pengkaderan HMI. Tapi pihaknya menolak jika Rapimnas tersebut dijadikan ajang pencarian dukungan salah satu capres. Karena hal itu telah menodai independensi HMI.Untuk itu, lanjut Nanda, pihaknya minta kepada para elit di HMI, mulai dari tingkat pengurus besar dan komisariat, untuk tidak melakukan instruksi pendukungan terhadap salah satu capres."Biarkanlah kader memilih berdasarkan hati nurani tanpa ada intervensi organisasi. Apalagi kami menilai dua capres yang maju tidak ada yang memenuhi kriteria asas kebenaran dan keadilan. Karena kegagalan yang dilakukan pemerintahan Mega, juga turut andil pasangan SBY-Kalla," tukas Nanda.Rencananya, ungkap Nanda, sekitar 500 orang HMI akan berdemo di Istana Merdeka pukul 10.00 WIB, Kamis 12 Agustus 2004. Tujuannya untuk menyuarakan penolakan tersebut. Waktunya bersamaan dengan pembukaan Rapimnas HMI oleh Mega di Istana Negara.
(sss/)











































