![]()
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh menepis anggapan, bahwa maraknya aksi tawuran yang dilakukan pelajar di berbagai daerah akhir-akhir ini, termasuk aksi tawuran yang terjadi usai Ujian Nasional, terkait dengan kualitas pendidikan saat ini. Keluarga, masyarakat dan negara mempunyai peran dan tanggungjawab yang sama.
"Terjadinya aksi tawuran pelajar merupakan cermin kompleksitas persoalan yang kita hadapi. Ini merupakan tantangan yang perlu kita selesaikan," ujar M Nuh di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (19/4).
Untuk menyelesaikan persoalan aksi tawuran yang dilakukan pelajar usai jam sekolah, tidak bisa diserahkan sepenuhnya pada pihak sekolah. "Sebab, keluarga, masyarakat dan negara juga mempunyai peran dan tanggungjawab yang sama pentingnya," lanjut dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekolah telah menambahkan muatan kurikulum tambahan, seperti pendidikan kebudayaan lokal. Hal ini untuk menanamkan jati diri siswa pada nilai-nilai kearifan lokal yang perlu dijaga dan dipertahankan," tegasnya. (nwk/nwk)











































