Wakil Ketum Golkar Theo L Sambuaga menjelaskan Rapimnasus untuk menetapkan capres dari Golkar tetap membuka peluang bagi kader partai selain Ical yang menginginkan maju di Pilpres. Syaratnya, kader yang ingin maju itu harus mengantongi dukungan dari DPD dan 10 ormas Golkar yang memiliki hak suara di Rapimnasus.
"Kalau muncul nama-nama lain, itu terbuka saja, kalau diusulkan daerah itu terbuka untuk dibahas. Sekarang kan sudah 27 DPD memberi dukungan ke Pak Ical, apa itu bukan kuat? Kalau ada calon lain ya enggak apa-apa tapi menurut saya dukungan Pak Ical sudah kuat," ujar Theo saat dihubungi detikcom, Kamis (19/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sekarang ada yang menyudutkan calon lain itu bukan perpecahan, kita tetap solid. Kita partai demokratis yang pengambilan keputusannya melalui forum demokratis di Rapimnasus," imbuhnya.
Nantinya selain mendengarkan usulan nama capres dari DPD, Rapimnasus juga akan menggunakan hasil survei internal sebagai tolok ukur penetapan capres. "Hasil survei jadi acuan dibahas di Rapimnasus, survei terbuka untuk semua orang, tidak terbatas pada kader Golkar yang disurvei, cuma pada penentuan yang diutamakan adalah Golkar," sebut Theo.
Namun, pengurus Golkar lanjut Theo harus mendukung keputusan Rapimnasus atas capres yang terpilih. "Semua harus dukung. Kita harus jalankan proses dengan mekanisme, Rapimnasus itu demokratis. Semua harus tunduk pada mekanisme organisasi dengan proses demokratis," kata dia.
(fdn/rmd)










































