Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kasus pembobolan itu baru diketahui saat pegawai hendak masuk kerja, Kamis (19/4/2012) pagi. Ternyata pintu belakang bank itu sudah rusak dan terbuka. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata brankas tempat penyimpanan uang ratusan juta rupiah juga ikut rusak. Dugaan sementara, uang yang hilang sekitar Rp 300-an juta.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat. Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Hinai kemudian datang ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Hasil temuan sementara, satpam yang berjaga mengaku tidak mendengar hal-hal yang mencurigakan.
Polisi memperkirakan pelaku yang lebih dari satu orang, merusak brankas dengan cara mengebor. Dalam proses pengeboran itu, salah satu pelaku mengalami luka. Hal itu diketahui dari bercak darah yang ditemukan di lantai.
Kapolsek Hinai AKP Ricky Panggabean menduga, kawanan itu memasuki bank ketika saat listrik padam di kawasan ini pada Kamis dinihari. Namun untuk kepastian, masih menunggu penyelidikan polisi.
"Petugas tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan, dan memintai keterangan saksi disekitar lokasi," kata Ricky.
(rul/trw)











































