Korban Penggusuran Kembali Datangi DPRD Makassar
Rabu, 11 Agu 2004 12:06 WIB
Makassar - Puluhan korban penggusururan dari Kecamatan Mariso, mendatangi DPRD Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka mengadukan nasib yang semakin tidak jelas.Sesampainya di kantor DPRD Makassar, Jl. Andi Petarani, Rabu (11/8/2004), para korban penggusuran ini langsung berorasi. Mereka menuntut DPRD segera mencarikan solusi yang terbaik.Para korban penggusuran ini adalah nelayan yang tinggal di Pantai Laguna, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Sulawesi Selatan. Setelah digusur, mereka tinggal di tenda-tenda yang sangat sederhana. Tenda-tenda itu didirikan tidak jauh dari puing-puing tempat tinggal mereka."Kami ingin segera ada solusi yang terbaik bagi kami. DPRD Makassar jangan menutup mata atas apa yang menimpa kami. DPRD harus memanggil Pemkot Makassar," kata salah seorang pengunjuk rasa.Para nelayan ini mengancam akan menginap di kantor DPRD Makassar jika tidak ada jawaban yang jelas. Mereka terlihat membawa berbagai persiapan, seperti alat masak dan berbagai bahan makanan. Kedatangan mereka ke DPRD Makassar ini sudah ke sekian kalinya.PKL Pelabuhan Soekarno-HattaPuluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pelabuhan Soekarno Hatta juga terlihat berada di kantor DPRD Makassar. Mereka bahkan sudah menginap selama 2 malam di tempat tersebut.Seperti para nelayan, rombongan PKL ini juga meminta DPRD Makassar memperhatikan nasib mereka. Mereka mengaku, pasca penggusuran yang dilakukan Adpel Pelabuhan Soekarno-Hatta, mereka kehilangan mata pencaharian.
(djo/)











































