Hakim PHI Minta Audiensi Bareng MenPAN di Hari Buruh

Hakim PHI Minta Audiensi Bareng MenPAN di Hari Buruh

Muhamad Arif - detikNews
Rabu, 18 Apr 2012 19:55 WIB
Hakim PHI Minta Audiensi Bareng MenPAN di Hari Buruh
Jakarta - Bila para buruh memilih berunjuk rasa tepat di hari peringatan Buruh Sedunia pada 1 Mei, maka para hakim akan melakukan hal berbeda. Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) akan mengisi Hari Buruh dengan menggelar audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB).

"Kami minta audiensi tanggal 1 Mei 2012. Alasan kami memilih hari dan tanggal tersebut karena pada saat itu jutaan manusia dari mereka-mereka yang kami adili perkaranya di pengadilan sedang menyelenggarakan hari ulang tahunnya atau yang dikenal dengan istilah May Day," ujar Sahala Aritonang, Ketua Pengurus Harian Forum Komunikasi Hakim Adhoc PHI (Forkom HAPHI), di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Surat permintaan audiensi sudah diserahkan Sahala ke kantor KemenPAN siang tadi. Nantinya, selain melibatkan pengurus Forkom HAPHI,, audiensi juga mengikutsertakan perwakilan hakim industrial dari seluruh provinsi di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam pertemuan nanti akan ada 10 orang yang hadir, enggak mungkin semuanya hadir, nanti sidang bagaimana? Kan kasihan buruh ini nantinya kalau sidangnya ditunda-tunda hanya gara-gara kita audiensi," terang Sahala.

Namun, Sahala mengingatkan, bila audiensi tidak menemui titik temu, maka hakim industrial akan melakukan unjuk rasa. "Kita akan lihat apakah menggunakan jubah hakim selain di ruang sidang akan kena saksi pidana dan sanksi administrasi. Kalau hanya sanksi administrasi kita akan mainkan, kalau perlu saya yang pertama dan minta cuti panjang," tegasnya.

Seperti diketahui, hakim ad hoc industrial hanya mendapat uang kehormatan Rp 5,5 juta/bulan. Selain uang tersebut, negara tidak memberikan tambahan uang apa pun ke hakim.

(rif/fdn)


Berita Terkait