Bush Tunjuk Ketua Komite Intelijen DPR Sebagai Direktur CIA
Rabu, 11 Agu 2004 10:45 WIB
Jakarta -
Presiden Amerika Serikat George W Bush menunjuk Porter Goss, ketua Komite Intelijen DPR sebagai pemimpin baru badan intelijen AS atau Central Intelligence Agency (CIA). Penunjukkan tokoh partai Republik itu terjadi setelah sebulan mundurnya Direktur CIA, George Tenet."Porter Goss merupakan pemimpin dengan pengalaman kuat dalam intelijen dan perang melawan terorisme. Dia tahu CIA luar dan dalam," tukas Bush saat mengumumkan nominasi tersebut di Gedung Putih."Dia orang yang tepat untuk memimpin badan penting ini pada saat-saat kritis dalam sejarah bangsa kita. Saya telah memberi Porter misi esensial untuk memimpin badan tersebut guna menghadapi tantangan dan ancaman abad baru yang berbahaya. Dia sangat siap untuk misi ini," tandas Bush.Bush menekankan bahwa selama 15 tahun di Kongres, eks mata-mata itu telah membangun reputasinya sebagai seorang pereformasi. "Dia akan menjadi pereformasi di CIA," tandas Bush seperti dilansir AFP, Rabu (11/8/2004).Goss merupakan anggota Kongres dari Florida. Sebelum terjun ke kancah politik, pria tersebut merupakan perwira intelijen Angkatan Darat AS dari 1960-1962 dan kemudian menjadi agen mata-mata untuk CIA hingga 1971. Goss memainkan peran penting dalam upaya Kongres untuk menyelidiki kegagalan intelijen yang mendorong timbulnya serangan 11 September 2001 di AS, yang menewaskan sekitar 3 ribu orang.Meski telah dipilih Bush, namun nominasi Goss yang berusia 65 tahun tersebut, masih harus mendapat persetujuan dari Senat AS. Sejumlah tokoh partai Demokrat telah berjanji akan memberikan perlawanan sengit sebelum pengambilan keputusan.Jika disetujui, Goss akan menggantikan Tenet yang mengundurkan diri di tengah derasnya kritikan atas kegagalan CIA memprediksi serangan 11 September.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































