Menko Polhukam: Sudomo Kontroversial, Tapi Harus Lihat Positifnya

Menko Polhukam: Sudomo Kontroversial, Tapi Harus Lihat Positifnya

- detikNews
Rabu, 18 Apr 2012 17:42 WIB
Jakarta - Puluhan pejabat dan tokoh nasional berdatangan ke rumah duka Sudomo untuk memberikan penghormatan terakhir. Di mata para pelayat, Sudomo mempunyai peran penting dalam sejarah Indonesia.

"Memang beliau adalah tokoh kontroversial tapi kita harus melihat positifnya. Kalau dulu beliau sebagai Pangkopkamtib mungkin hal-hal tersebut beliau yang harus lakukan karena iklim politiknya menuntut demikian. Jangan disamakan dengan sekarang," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto saat melayat Sudomo di rumah duka, Jalan Sekolah Kencana IV No TM, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2012).

Salah satu jasa Sudomo adalah bisa membuat ketertiban dan stabilitas sosial dalam situasi politik yang tidak menentu. "Beliau ini sangat berjasa misalnya Operasi Mandala dan Operasi Preman. Beliau banyak membuat perubahan yang dikerjakan secara tuntas," ungkap Djoko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menapak senja, pelayat yang berdatangan terus bertambah banyak. Jajaran bunga dukacita juga terus memanjang.

Sudomo meninggal dunia dalam usia 86 tahun setelah mengalami pendarahan di otak. Dia merupakan orang kepercayaan Soeharto di masa Orba. Aneka jabatan elite pernah diembannya, seperti Pangkopkamtib yang bertugas memelihara stabilitas, Menaker, Menko Polkam, hingga Ketua DPA.


(asp/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads