PAN: Dahlan Iskan Siapkan Diri Hadapi Pilpres 2014

PAN: Dahlan Iskan Siapkan Diri Hadapi Pilpres 2014

- detikNews
Rabu, 18 Apr 2012 17:28 WIB
PAN: Dahlan Iskan Siapkan Diri Hadapi Pilpres 2014
Jakarta - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menilai Menteri BUMN Dahlan Iskan tengah memupuk popularitas. Apa yang dilakukan Dahlan belakangan ini, tak lain untuk mempersiapkan dirinya menghadapil Pilpres 2014.

"Dengan gerakan reformasi di tubuh BUMN saat ini yang dilakukan Pak Dahlan, apakah ada bias politik sehingga publik melihat sosok Pak Dahlan bisa menjadi alternatif figur di pilpres? Tentunya masih sangat jauh untuk itu, meski Pak Dahlan sangat getol, gencar, dan serius membangun pencitraan dirinya. Pak Dahlan masih berupaya membangun pencitraan dirinya agar nanti bisa berefek ke wilayah politik," kata Viva dalam pesan singkat kepada wartawan, Rabu (18/4/2012).

Namun menurut Viva, tak mudah jalan Dahlan menuju pilpres. Karena mayoritas parpol besar punya kandidat capres masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun dengan kondisi politik saat ini, partai politik mana yang akan melirik Pak Dahlan? Semua partai relatif sudah mempunyai kandidat capres. PAN mencalon Ketua Umum Hatta Rajasa, Partai Golkar mencalonkan Aburizal Bakrie, PDIP ada Megawati, Gerindra ada Prabowo Subianto, PPP ada Suryadharma Ali, PKB ada Muhaimin Iskandar. Mereka tentu akan menjadi prioritas partainya masing-masing,"katanya.

Meski begitu, Dahlan masih bisa mencari peluang jadi cawapres. Keberhasilan memimpin kementerian BUMN, dirasakan sangat mempengaruhi daya pilihnya.

"Meski begitu, masih terbuka peluang bila Pak dahlan menjadi Cawapres. Namun semuanya tergantung kepada Pak Dahlan, apakah reformasi BUMN melalui politik pencitraan ini memang difokuskan untuk persoalan internal kementrian saja, atau sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Menurut saya, Pak Dahlan sedang mendayung menuju ke samudera yang luas, di mana badai gelombang akan menerpa dirinya. Kita tunggu apakah Pak Dahlan bisa selamat mengarungi samudera politik nan luas itu," katanya.

Meski dalam pandangan dia, Dahlan bukan figur seorang pemimpin nasional.

"Figur Pak Dahlan itu figur entrepeneur yang profesional, bukan figur politik. Sehingga persepsi publik saat ini Pak Dahlan itu cocok menjadi pemimpin corporate, bukan pemimpin negara atau pemerintahan, meski dari prinsip-prinsip dasar antara nilai yang melingkupi corporate dan state ada yang sama, tetapi keduanya adalah entitas yang berbeda sekali," tandasnya.

(van/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads