Sebagai sesama TNI, Ginandjar Kartasasmita memiliki kesan mendalam pada (alm) Sudomo. Sudomo dikenangnya sebagai pria yang tidak pernah menampilkan sosok seram meski jabatannya kala itu terbilang sakti: Pangkopkamtib.
"Sebagai seorang yang memegang kekuasaan 'hidup mati', sebagai Pangkopkamtib, beliau tidak menampilkan sosok yang seram," ujar anggota Wantimpres ini kepada detikcom, Rabu (18/4/2012).
Pangkopkamtib dibentuk Presiden Soeharto selama 23 tahun untuk menstabilkan politik-keamanan dalam negeri. Lembaga ini bisa disebut sebagai jantung kekuasaan Orba, yang mengkoordinasi lembaga-lembaga intelijen dan mampu menerobos batasan-batasan dengan alasan "stabilitas".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir yang membekas pada Ginanjar yakni hobi Sudomo yang sama dengan dirinya yakni golf dan menyelam. Di usia yang relatif lanjut, Sudomo masih aktif menyelam.
"Bagi saya keberangkatan beliau merupakan kehilangan. Bukan hanya kolega tetapi juga kawan," ucap mantan Ketua DPD ini.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengenal sosok Sudomo sebagai pria yang disiplin dan tegas, terkait posisinya sebagai Pangkopkamtib.
"Kita mengenal dulu ada istilah Kopkamtib dan itu bisa menjaga stabilitas politik nasional," ujar Taufik.
"Terlepas dari kebijakan lainnya, kita doakan semoga beliau diterima Tuhan YME dan memberikan suri tauladan yang baik dalam mengamankan kebijakan pemerintahan. Sehingga prinsip keadilan menjadi hal yang harus kita apresiasi dan kita kenang sepanjang masa," kata Taufik.
(nwy/nrl)











































