"Tujuan perjalanan ini, selain memperingati semangat perempuan perjuangan pahlawan perempuan, juga mengkampanyekan. Sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan bagi siapa pun termasuk perempuan” kata Linda Gumelar, Menteri Negara Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak, dalam rilisnya, Rabu (18/5/2012).
21 Srikandi ini akan menempuh jarak 588 km selama kurang lebih 10 hari perjalanan. Mereka membawa pesan agar para perempuan ambil peran dalam pelestarian lingkungan.
Para 21 pesepeda ini sudah melewati tahap seleksi yang ketat. Mereka sudah melewati program latihan selama 5 kali dengan jarak tempuh kurang lebih 70-100 km per sesi.
"Saat ini, sepeda bukan hanya dijadikan alat pemuas hobi, tetapi dapat dijadikan sebagai alat transportasi alternatif yang semakin banyak diminati. Semoga perjalanan kami bisa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk berani melakukan perubahan, minimal untuk dirinya sendiri," kata koordinator Srikandi, Tense Manalu (39), dalam jumpa persnya di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan hari ini.
Para Srikandi ini berasal dari berbagai macam profesi. Ada yang bekerja sebagai pegawai kantoran, PNS, maupun ibu rumah tangga.
(gah/nrl)











































