Dari keterangan polisi dan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh oknum yang berinisial Bripka GKR ini, diakui kalau ia secara tidak sengaja melepas tembakan.
"Jadi ini karena faktor kelalaian. Dia kan mengawal (BPR) mau tutup. Lalu duduk dan tidak sengaja senjata masih dipegangnya. Tiba-tiba telepon berbunyi, dia kaget dan akhirnya reflek menembak," kata Kasat Brimob Polda Bali Kombes Heny Sulistya melalui telepon kepada wartawan, Selasa (17/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, oknum polisi melepaskan rentetan tembakan di kantor BPR lestari Jl Hayam Wuruk Denpasar pada Selasa (17/4/2012) petang ini.
Informasi yang dihimpun detikcom di lokasi menyebutkan kejadian ini berlangsung cepat. Seorang pria tiba-tiba melepas tembakan sebanyak tujuh kali. Tembakan itu dilepas tiga kali di dalam kantor BPR dan empat kali di luar.
(gds/rmd)











































