"Uang sudah disetorkan dan kunci jawaban tidak diberikan. Yang bersangkutan tertipu 4 juta rupiah," jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Harun.
Hal tersebut dikatakannya ke hadapan Mendikbud M Nuh lewat fasilitas teleconference di Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).
Hal ini sekaligus membantah kabar kalau terjadi kebocoran kunci jawaban UN di Jawa Timur. Harun menegaskan yang terjadi adalah kasus penipuan.
"Bahwa yang di Jombang, adanya beredar kunci jawaban yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, dan ada juga jual beli kunci jawaban, itu merupakan penipuan, siswa itu ditipu," jelas Harun.
Atas kejadian ini, pihak dinas pendidikan provinsi Jawa Timur beserta aparat penegak hukum langsung melakukan penyelidikan. "Itu langsung kita tindak lanjuti agar tidak mempercayai masalah kunci jawaban yang beredar. Kapolres juga sudah memerintahkan kepada kasat intel untuk langsung menyelidiki berita-berita itu," jelasnya.
(gah/gah)











































