Pemred, GM, Hingga OB Sumedang Ekspress Masih Diperiksa Polisi

Pemred, GM, Hingga OB Sumedang Ekspress Masih Diperiksa Polisi

- detikNews
Selasa, 17 Apr 2012 17:06 WIB
Jakarta - Hinga sore ini, seluruh awak redaksi harian Sumedang Ekspress masih diperiksa polisi gara-gara menempel poster koran bertuliskan 'Oknum Polisi Ngamuk' saat pawai karnaval. Total ada enam orang yang masih di-BAP.

"Total ada enam orang yang diperiksa. Tapi tadi yang ikut di kendaraan ada 10 orang. Yang masih diperiksa ada saya, pemred, redaksi, redaktur, admin, dan OB (office boy)," kata General Manager Sumedang Ekspress, Maman Juherman.

Hal tersebut disampaikan Maman saat dihubungi detikcom, Selasa (17/4/2012) pukul 16.45 WIB. Maman mengaku masih berada di kantor Polres Sumedang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seluruh kantor kosong. Kita juga belum membuat aktivitas keredaksian buat besok," keluhnya.

Maman menceritakan kronologi kejadian penangkapan. Awalnya, para kru membuat mobil karnaval ciri khas Sumedang Ekspress. Di salah satu bagian mobil, ada tempelan kliping koran yang diperbesar bertuliskan 'Oknum Polisi Ngamuk' yang terbit pada 4 April lalu. Mobil lalu ikut pawai bersama peserta lainnya dalam rangka hari jadi Sumedang.

Nah, mobil karnaval itu rupanya disaksikan oleh pejabat kepolisian setempat hingga Bupati Sumedang. "Mungkin pas melintas, mereka merasa dihina karena itu kita dikenai pasal penghinaan," kata Maman.

Aksi tempel itu semula dianggap biasa-biasa saja. "Kenapa kita berani begitu, karena dulu-dulu juga nggak dipermasalahkan," kata Maman.

Kabid Humas Polda Jabar saat dikonfirmasi soal ini mengaku belum tahu. Polda Jabar belum menerima laporan dan masih mengecek.

"Kita belum terima laporan. Saya cek dulu ya," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, saat dihubungi detikcom, Selasa (17/4/2012). Kapolres Sumedang AKBP Eka Satria Bakti tidak mengangkat teleponnya.

(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads