Hal ini disampaikan pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi usai bedah buku karyanya 'Dilema PKS' di aula Hotel La Macca, Makassar, Selasa (17/3/2012).
"Wacana interplasi justru berkah buat Dahlan, jika dia bisa memainkan untuk menaikkan pencitraan dirinya. Kenapa demikian? Karena citra DPR di mata publik itu jelek, di saat yang sama Dahlan dilihat sebagai figur alternatif karena berpikir 'out of box' atau bergaya koboi, masyarakat beberapa saat ini suka dengan Dahlan, saya tidak tahu logika para pengusul interplasi, alih-alih ingin mematikan karir Dahlan justru malah membesarkannya," papar Burhanuddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanuddin menambahkan, semangat debirokratisasi dalam surat keputusan menteri yang ditandatangani Dahlan semestinya didukung oleh DPR. Sebab, BUMN-BUMN yang dikelola Dahlan beroperasi di wilayah korporat yang membutuhkan semangat tersebut.
"Jika tidak dilakukan debirokratisasi, maka BUMN akan lamban. Orientasinya bukan pada produk, namun pada proses, yang mengakibatkan BUMN kurang kompetitif dibanding perusahaan swasta," tutup Burhanuddin.
(mna/try)











































