Mayat Yang Ditemukan Di Garut adalah Petani Asal Tasikmaya

Mayat Yang Ditemukan Di Garut adalah Petani Asal Tasikmaya

Mansur Hidayat - detikNews
Selasa, 17 Apr 2012 02:08 WIB
Jakarta -

Mayat laki-laki yang ditemukan tewas mengenaskan dengan tangan terikat kebelakang serta mata ditutup dan mulut disumpal dengan lakban di blok Cikudapaeh, Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jum'at (13/4/2012). Mayat tersebut bernama H. Cubi bin Wasji (50) warga Kampung Cibeber Satu, Rt 06, Rw 02, Desa Cidadali, Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Kasat Reserse Polres Garut, AKP. Yusuf Hamdani, mengatakan berdasarkan keterangan dari keluarga korban bahwa korban berangkat dari rumahnya Selasa (12/4/2012) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban mengemudikan mobil Pick up Futura SS warna Biru No Pol D 8831 XL, seorang diri dengan tujuan Lembang, Bandung untuk menemui anaknya. Korban kembali ke Tasikmalaya pada hari Kamis sore (14/4).

"Jadi korban saat pulang dari anaknya membawa belanjaan berupa Kramik, Closet dan barang lainnya," ujar AKP Yusuf Hamdanni kepada wartawan Selasa (17/4/2012) dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yusuf mengatakan sejak Kamis sore pihak keluarga mendapati korban H. Cubi tidak pulang-pulang. Setelah di cek ke Lembang, Bandung ternyata diketahui korban sudah pulang.

"Nah mungkin melihat pemberitaan, kemudian keluarga korban mendatangi Polsek Malangbong dan ternayata setelah diperlihatkan foto, pihak keluarga korban yakin, itu merupakan H. Cubi,"ungkap Yusuf.

Yusuf menyatakan pihaknya saat ini terus melakukan penyelidikan. Kemungkinan korban H. Cubi tewas setelah dirampok.

"Kita akan melakukan penyelidikan terkait para pelaku perampok yang biasa beroperasi di jalur Malangbong," tandasnya.

Sebelumnya Kamis 14 April 2012 lalu sekitar pukul 08.00 WIB, Usi Sanusi (45) warga Kampung Kebon Jeruk, Desa Citeras, Kecamatan Malangbong Garut, menemukan mayat laki-laki dalam kondisi tewas mengenaskan di blok Cikudapaeh, Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut Jawa Barat, sekitar 3 meter dari badan jalan.

(ega/ega)


Berita Terkait