"Tentang keterkaitan AL, Polisi Militer juda sudah bergerak," tutur mantan Kadispen TNI AL Laksamana Muda (Purn) Franky Kayhatu, saat menjenguk Sudomo di RS Pondok Indah, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2012).
Franky yang juga mantan ajudan Sudomo ini mengaku sudah dapat info PM AL sudah bekerja. TNI AL tidak akan berdiam diri karena korban kekerasan awal berasal dari AL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Kelasi Arifin Sirih tewas dengan luka tusuk saat melintas di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Utara pada Minggu (31/3) dini hari lalu. Saat itu, Arifin berboncengan dengan temannya bernama Albert.
Percekcokan dipicu ketika truk yang melintas di lokasi terhalang oleh sekelompok pemuda bermotor yang mengerumuni lokasi. Saat itu, sebuah mobil Xenia serempetan dengan truk di lokasi sehingga menimbulkan perhatian kelompok pemuda geng motor yang ditengarai sebagai Y-Gen.
Arifin kemudian menegur kelompok geng motor tersebut. Namun kemudian terjadi perkelahian hingga akhirnya Arifin mengalami luka tusuk. Sementara Albert melarikan diri dari kejaran massa Y-Gen yang saat itu berjumlah sekitar 10 orang.
Arifin kemudian tewas setelah dilarikan ke rumah sakit. Beberapa hari setelah kejadian, polisi menetapkan Joshua Raynold Radja Gah, mahasiswa Trisakti sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan Arifin itu. Pelaku lainnya masih diburu polisi.
(gah/mad)











































