Pelaku bernama Firman (30), warga Desa Teladan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Ia ditangkap pada Minggu (15/04/2012), sekitar pukul 18.00 WIB saat mau melarikan diri ke pondok pesantren (ponpes).
"Tersangka yang menggunakan senjata api dan menembak dari arah kanan mobil. Dia ditangkap saat hendak lari ke ponpes," kata Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ishak A Gani, kepada pers melalui telepon, Senin (16/04/2012). Nah, senjata api rakitan itu didapat dari otak perampokan tersebut yang masih buron.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang juragan getah karet, Junaidi Zakaria (37) dan Briptu Ranita, ditembak kawanan perampok. Kedua korban dilarikan ke RS Charitas Palembang.
Perampokan terjadi Minggu (15/04/2012), sekitar pukul 09.10, di Dusun B6 Bentayan Sungaililin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Saat itu, Junaidi bersama Briptu Ranita hendak membeli getah karet milik warga Dusun B6 Bentayan.
Junaidi, warga Jalan Mutiara No 5 RT 23 Rw 05 Soakbara Kelurahan Kedondongraye Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin itu terluka di bagian betis kanannya. Sementara, Briptu Ranita, anggota Sabhara Pulaurimau, tertembak di kedua pahanya.
Belum diketahui, jumlah kawanan perampok dan barang yang berhasil dibawa kabur dalam kejadian itu.
(tw/trw)











































