"Yang pasti, Kelasi Sugeng itu benar anggota TNI AL. Soal tergabung atau tidak dalam konvoi, kami belum bisa memastikan," kata Kepala Dispen TNI AL Laksamana Pertama Untung Surapati melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (16/4/2021).
Untung menambahkan, saat ini Pom AL masih mengembangkan penyelidikan serangkaian kasus penyerangan yang diduga melibatkan aparat TNI tersebut. "Kerjasama dengan pihak Polri," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita perlu dalami itu (dugaan keterlibatan keduanya dalam penyerangan). Kita tunggu waktu yg tepat untuk lakukan pemeriksaan. Kan ybs juga masih dirawat.
Informasi dihimpun detikcom dari sumber terpercaya menyebutkan, kedua korban pada dini hari itu ikut berkonvoi dengan sekitar 50 motor lainnya. Mereka berkonvoi mulai dari Tanjung Kiting, Jakarta Utara hingga ke Jalan Pramuka, Jakarta Pusat.
"Menurut keterangan saksi, kedua korban menggunakan pita kuning dan ikut dalam rombongan konvoi," terang sumber itu.
Di tengah perjalanan, keduanya tumbang ketika sebuah mobil Toyota Yaris warna putih menembak rombongan konvoi tersebut. Prada Akbar mengalami luka tembak pada bagian dada kanannya, sementara Kelasi Sugeng mengalami luka tembak pada telinga kirinya. Saat ini keduanya masih dirawat di RSPAD dan RSAL Mintohardjo.
(mei/mad)










































