Kemendikbud Terima 254 Aduan Ujian Nasional

Kemendikbud Terima 254 Aduan Ujian Nasional

- detikNews
Senin, 16 Apr 2012 15:02 WIB
Kemendikbud Terima 254 Aduan Ujian Nasional
Jakarta - Kemendikbud telah menutup semua pintu dan kebocoran soal ujian nasional (UN) tingkat SMA. Namun, ada masih 254 aduan isu-isu kecurangan UN yang diterima Kemendikbud.

"Dari pemantauan posko pengaduan ujian nasional (UN) 2012, sampai pukul 12.00 WIB, kita menerima laporan yang masuk ada 254 aduan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad, di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2012).

Ia merinci aduan tersebut diperoleh yakni 5 aduan dari call center, 9 dari telepon, 222 SMS, dan 18 email. Aduan lewat fax 0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibnu menjelaskan, laporan yang masuk itu antara lain soal isu kebocoran soal ada 27 aduan, isu soal rusak 1 aduan, isu kecurangan 54 aduan, isu soal tertukar ada 2 aduan, isu jual beli soal ada 6 aduan, dan isu kunci jawaban ada 20 aduan.

"Kami menyebut itu semua adalah isu karena hampir semua pintu mengenai kebocoran dan kecurangan telah kita tutup," ujar Ibnu.

UN Tertib

Sementara itu, Kepala Balitbang Kemendikbud Khairil Anwar Notodipuro mengatakan fungsi Badan Litbang untuk memfasilitasi agar ujian nasional dapat berjalan tertib dan bisa mencapai target.

"Syukur alhamdulillah, dari sidak yang dilakukan bersama Pak Menteri tadi pagi ternyata pelaksanaan UN berjalan lancar sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan," papar Khairil.

Ia juga mengerahkan petugas-petugas untuk memantau di 33 provinsi dan sudah berkomunikasi dengan teman-teman di provinsi.

"Alhamdulillah pelaksanaan ujian nasional berjalan dengan tertib dan lancar di hari pertama ini. Mudah-mudahan sampai di hari akhir," ujar Khairil.

Menurut dia, masyarakat juga menyambut antusias ujian nasional ini karena diliput secara intensif oleh media.

"Kita tadi mendatangi SMA 13 di Jakarta Utara dan SLB 04 di Jakarta Utara dan juga SMA Al Jihad. Mereka semuanya antusias. Yang di SLB, mereka itu sangat luar biasa, sangat percaya diri, yang membuat saya terenyuh. Kami yakin kejujuran tanpa harus mengabaikan prestasi insya Allah bisa tercapai di tahun 2012 ini," papar dia.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) M Aman mengatakan akan terus memacu mutu pendidikan nasional agar lebih baik lagi.

"Jika dilihat kelulusan di negara tetangga itu 7 dan kita sendiri masih 5,5. Namun meskipun begitu, tingkat kelulusan kita masih tinggi dan saat ini, kita dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik," kata dia.

(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads