Djendry Warbung, remaja berusia 16 tahun asal desa Koha Kecamatan Pineleng, tewas usai menenggak miras lokal jenis cap tikus yang dicampur fruitamin. Sedangkan enam teman lainnya tidak mengalami apa-apa.
Korban sempat sekarat dan dilarikan ke rumah sakit Prof RD Kandou Malalayang, Minggu (15/4/2012) kemarin, namun akhirnya meregang nyawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katanya, peristiwa maut itu berawal dari ajakan teman-temannya menggelar pesta miras di perkebunan ujung desa tersebut, Sabtu (14/4/2012), pukul 17.00 WITA.
"Mereka minum di sebuah gubuk tua tempat berteduh petani," kata Ampulembang.
Usai miras, malam itu korban yang teler berat diantar pulang temannya M Kendi dengan menggunakan sepeda motor.
Keesokan harinya, Minggu (14/4/2012), korban dibawa ke rumah sakit Prof RD Kandou Malalayang karena sudah sekarat dan muntah-muntah.
"Siang, kondisinya terus melemah dan kemudian meninggal dunia," terang Ampulembang.
Pihak kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan kasus ini. Barang bukti berupa sisa miras oplosan saat ini telah diamankan petugas Polsek Pineleng.
"Enam temannya sudah dipanggil dan masih menjalani pemeriksaan," pungkas Ampulembang.
(try/try)











































