Polisi Didesak Segera Usut Pengendara Yaris Penembak Aparat TNI AL

Polisi Didesak Segera Usut Pengendara Yaris Penembak Aparat TNI AL

- detikNews
Senin, 16 Apr 2012 09:05 WIB
Polisi Didesak Segera Usut Pengendara Yaris Penembak Aparat TNI AL
Jakarta - Kepala Divisi Advokasi Hukum dan HAM Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Sinung Karto mendesak pihak kepolisian mengusut penembak aparat TNI yang menggunakan mobil Toyota Yaris Putih. Kekerasan dalam bentuk apapun tetap harus dituntaskan, walaupun kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum TNI terhadap warga sipil.

"Kalau kita mendorong kepolisian mengusut penembak tersebut. Bukan berarti mendukung mereka, apalagi mereka sampai melukai hingga timbul 2 orang korban dari aparat TNI," ungkap Sinung saat dihubungi detikcom, Minggu (15/4/2012).

Sinung menjelaskan hingga saat ini belum mengetahui siapa dibalik pelaku penembakan tersebut, apakah itu hanya pengemudi yang sedang melintas atau bahkan aparat kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa juga di saat bersamaan dia melewati jalan tersebut kemudian terjadi kekerasan, kemudian dia mengambil tindakan sendiri dengan maksud membubarkan atau apa tidak tahu. Kalau dia sebagai aparat, ini tentu menyalahi prosedur, karena semestinya bisa berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait, jika motifnya membubarkan," papar Sinung.

Sebelumnya, di Jl Pramuka Raya, 3 motor dirusak dan 2 dibakar oleh geng motor berpita kuning. Tak hanya itu, dua orang yang saat itu berada di pinggir jalan ikut dibacok. Keduanya yaitu Rendy Haryanto (20) dan Anggi Darmawan (19). Anggi akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di RS Islam Cempaka Putih.

Saat beraksi di Jl Pramuka, seorang pengendara Yaris putih menembakkan timah panas kepada rombongan ini. Sebelumnya sumber detikcom mengatakan oknum TNI ini menjadi aktor dalam aksi kekerasan ini yang juga dilakukan di 7-Eleven, Jl Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat dan Jl Pramuka Raya.

Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati membenarkan adanya dua anggota TNI yang tertembak di Jalan Raya Pramuka dini hari tadi. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut ke aparat polisi.

Untung mengatakan, penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Disebutkan dia, dua korban luka tembak yakni Kelasi Sugeng Riyadi, anggota Lafial mengalami luka tembak pada telinga kanannya. Korban lainnya yakni anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan dan tembus ke punggung.

(/)


Berita Terkait