Kapolsek Mapanget AKP Luther Tadung mengatakan korban membawa uang puluhan jjuta untuk membeli mobil kepunyaan saudaranya di kelurahan Tuminting Manado. โRupanya dia sudah diikuti, pelakunya bahkan satu angkot dengan korban,โ ujar Tadung, Sabtu (14/4/2012).
Polisi saat ini masih mendalami informasi dari korban termasuk saksi mata yang melihat aksi perampokan. Polisi berusaha melacak pelaku melalui handphone korban yang ikut diambil.
โHPnya aktif, dan beberapa kali dihubungi masih aktif. Selain itu, sandal pelaku yang tertinggal juga bisa dijadikan petunjuk,โ jelas mantan Kapolsek Bandara Sam Ratulangi ini.
Keterangan yang berhasil dihimpun, korban bersama kedua anaknya, Gerry Takupia (12) dan Imelda Takupia (5) menumpang mikrolet milik Steven Tulis (26) warga Perum Tamara Tugu Adipura.
Mereka bertiga duduk di bangku kedua di belakang sopir yang dekat dengan pintu keluar. Mereka bermaksud turun di terminal Paal Dua dan melanjutkan naik angkot lagi menuju Tuminting.
Pelaku sendiri mencegat angkot di kawasan Paniki dan akhirnya meminta turun di depan SPBU Politeknik. Saat membayar tarif angkot, pelaku tiba-tiba merampas tas sehingga terjadi tarik menarik dengan korban.
Pelaku akhirnya berhasil mendapatkan tas sedangkan korban terjatuh keluar angkot. Meski sempat dikejar korban dan beberapa warga, pelaku berhasil melarikan diri dengan mobil Avanza berwarna hitam,yang sudah menunggu tak jauh dari tempat kejadian.
(fdn/fdn)











































