Nakhoda kapal kargo Pulau Weh, Mansyur Gulo, mengatakan sejumlah pelayaran sempat menunda keberangkatan mengantisipasi dampak tsunami pasca gempa, Rabu 11 April 2012 sore.
Saat gempa mengguncang, menurut dia, kapal cargo sedang berada di perairan Selat Malaka menuju Pulau Simeulue, Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, ABK diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, perubahan permukaan air akibat gempa.
"Tidak ada gelombang yang mengganggu perjalanan. Alhamdulillah, semua lancar," ucap Mansyur.
Rencananya, usai bongkar, kapal cargo Pulau Weh akan angkat sauh dan melanjutkan perjalanan ke Padang, Sumatera Barat.
(rul/aan)











































