"Selamat datang pada koalisi," kata Ical dengan senyum di acara 'Temu Nasional Kader Penggerak Pemerintahan Partai Golkar" di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (14/4/2012)
Sebelumnya, senada dengan Ical, Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso pun mengaku tidak mempersoalkan bergabungnya Hanura dan Gerindra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, gagasan koalisi parlemen bermula dari kesepakatan atas RUU Pemilu. Wakil Ketua Fraksi Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan partainya mengakomodir keinginan partai menengah khususnya mengenai ambang batas parlemen.
Demokrat pun langsung menyodorkan draf kontrak koalisi kepada Gerindra dan Hanura. Sutan menyebut koalisi parlemen ini untuk mengamankan keputusan politik di DPR bila ada anggota koalisi yang berseberangan sikap.
Namun niat baik Demokrat tidak mendapat respons positif. Baik Gerindra dan Hanura bersepakat menolak menandatangani kontrak koalisi parlemen. Alasannya keduanya tidak ingin tersandera dengan keharusan mendukung program pemerintah yang berbeda dengan garis partai.
(riz/ndr)











































