Nobar 'The Lady' di TIM, Jokowi-Ahok Terhibur

Nobar 'The Lady' di TIM, Jokowi-Ahok Terhibur

David Saut - detikNews
Sabtu, 14 Apr 2012 13:42 WIB
Nobar The Lady di TIM, Jokowi-Ahok Terhibur
Jakarta -

The Lady. Itulah judul film yang diputar saat nonton bareng pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di TIM. Film itu dipilih karena sesuai dengan tipikal keduanya berjuang membawa pembaruan.

Jokowi dan Ahok menonton bersama 113 orang pendukung di Studio 2, TIM, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2012). Penontonnya dari berbagai kalangan mulai mahasiswa, relawan, dan warga biasa.

"Terhibur, bagus," kata Ahok usai menonton bersama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan dia, negara bisa maju jika ada orang yang berani cinta negara dan rakyat di atas dirinya sendiri.

"Sekarang kan kita tidak sampai mati, hanya ngomong doang. Bagi saya, kalau kita mau melakukan sesuatu tentang zona nyaman, kalau sudah nyaman ngapain mikir yang lain. Orang-orang berpikir bagaimana Jakarta dibangun untuk semua orang tetapi Jakarta hari ini dibangun hanya untuk yang kaya dan si miskin tersingkir," papar Ahok yang terbalut kemeja kotak-kotak ini.

Ahok mencontohkan pasar tradisional dibangun tetapi untuk pedagang yang baru dan kaya. Sedangkan pedagang lama tersingkir.

"Kalau kita usahakan kesejahteraan masyarakat bawah otomatis itu untuk seluruh masyarakat. Perjuangannya panjang atau tidak tergantung, warga Jakarta," ujar dia.

Sementara itu, Jokowi telah meninggalkan studio ketika film yang disutradarai Luc Besson baru diputar separo. Dalam kesempatan yang sama, Golden Institute, Yusuf, menambahkan pemilihan film The Lady ini sesuai dengan tipikal Jokowi-Ahok yang berjuang untuk dapat membawa pembaruan bagi warga Jakarta.


Galang Dana

Penjualan tiket nobar ini menjadi salah satu upaya penggalangan dana untuk Jokowi-Ahok.

Tiket yang biasanya dijual Rp 30 ribu tersebut dibandrol dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 100.000 per lembar. Tiket ini dijual sejak seminggu yang lalu dan dibeli oleh 113 orang. Bahkan, ada 10 orang yang rela membeli tiket tersebut masing-masing Rp 1 juta.

"Yang beli satun juta duduk di kiri kanan Jokowi Ahok keuntungannya untuk kampanye totalnya 18 juta, belum dipotong sewa gedung," ujar anggota Golden Institute, Yusuf.

(aan/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads