Jelang UN, 3 Ribu Pelajar SMA Lhokseumawe Doa & Zikir Bersama

Jelang UN, 3 Ribu Pelajar SMA Lhokseumawe Doa & Zikir Bersama

Feri - detikNews
Sabtu, 14 Apr 2012 12:37 WIB
Aceh - Sedikitnya 3.333 siswa siswi SMA seluruh Kota Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), menggelar doa dan zikir bersama agar lulus dari ujian nasional. Sejumlah siswa menangis haru saat berdoa.

Zikir bersama digelar di Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe, NAD, Sabtu (14/4/2012). Kegiatan itu berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.45 WIB.

Pengamatan detikcom, para siswa siswi kelas tiga ini
memadati ruang mesjid. Peserta bahkan membludak di setiap sudut ruang. Acara ini dipimpin oleh Ustadz Ishak asal Desa Pusong Lhokseumawe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa siswa siswi sangat tersentuh dalam memanjatkan doa dan zikir itu. Sebagian siswi juga terlihat menanggis saat melafalkan zikir.

Ketua Remaja Mesjid Islamik Centre, Muhar Kurniawan, mengatakan acara doa dan zikir akbar ini merupakan memontum yang selalu digelar pihak remaja mesjid bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Lhokseumawe.

"Ini merupakan kegiatan tahunan yang kami gelar setiap menjelang pelaksanaan UN baik itu tingkat SD, SLTP, SMU sehingga dengan digelar zikir akbar ini kita dapat berharap bisa memberi motivasi, semangat dan bimbingan rohani kepada mereka yang akan mempersiapkan diri untuk mengikuti UN pada 16 April mendatang," papar Muhar.

Ia menyebutkan, pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari lebih 24 sekolah SMU sederajat yang berdomisili di Kota Lhokseumawe.

Sementara Kadis Pendidikan dan Pemuda Olaharaga Lhokseumawe, Syarifuddin, berharap seluruh siswa siswi dapat memberikan keyakinan dan kelulusannya pada diri sendiri, keluarga dan pemerintah sehingga yang diharapkan pemerintah dapat terwujud.

"Saya berharap kalian bisa lulus semua sehingga dengan kelulusan kalian menjadi motivasi bagi pelajar lain," kata Syarifuddin.

Selain itu, para pelajar menyampaikan doa untuk korban gempa Aceh dan berdoa agar Aceh selalu dijauhi dari bencana gempa dan tsunami.

(aan/aan)


Berita Terkait