Komisi I DPR: Polisi Harus Usut Pengendara Yaris yang Tembak Aparat TNI

Komisi I DPR: Polisi Harus Usut Pengendara Yaris yang Tembak Aparat TNI

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 14 Apr 2012 10:58 WIB
Komisi I DPR: Polisi Harus Usut Pengendara Yaris yang Tembak Aparat TNI
Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR Hayono Isman meminta polisi mengusut tuntas pelaku penembakan yang melukai aparat TNI. Walau kekerasan yang dilakukan oknum TNI terhadap warga sipil tak bisa dibenarkan, penembak di Toyota Yaris tetap harus diusut.

"Polisi harus cepat mengusut pelaku penembakan ini sampai tuntas. Ini bukan masalah kecil," kata Hayono kepada detikcom, Sabtu (14/4/2012).

Menurut Hayono, polisi juga harus segera menindak geng-geng motor brutal di Jakarta. Utamanya yang tersangkut konflik dengan aparat TNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta polisi bergerak cepat sehingga emosi di kalangan prajurit itu bisa diredam. Kalau polisi lambat melakukan penanganan ini menurut saya emosi di kalangan prajurit bisa tidak terkedali," imbaunya.

Dia berharap polisi bertanggungjawab penuh menjaga Kamtibnas. "Karena selama ini masyarakat pun tahu polisi lamban mengurus seperti ini. Kami harap polisi membuktikan bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya,"tandasnya.

Sebelumnya sumber detikcom mengatakan oknum TNI ini melakukan tindakan kekerasan di 7-Eleven, Jl Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat dan Jl Pramuka Raya.

Di Jl Pramuka Raya, 3 motor dirusak dan 2 dibakar. Tak hanya itu, dua orang yang saat itu berada di pinggir jalan ikut dibacok. Keduanya yaitu Rendy Haryanto (20) dan Anggi Darmawan (19). Anggi akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di RS Islam Cempaka Putih.

Saat beraksi di Jl Pramuka, seorang pengendara Yaris putih menembakkan timah panas. Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati membenarkan adanya dua anggota TNI yang tertembak di Jalan Raya Pramuka dini hari tadi. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut ke aparat polisi.

Untung mengatakan, penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Disebutkan dia, dua korban luka tembak yakni Kelasi Sugeng Riyadi, anggota Lafial mengalami luka tembak pada telinga kanannya. Korban lainnya yakni anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan dan tembus ke punggung.

Usai menembak korban, pengendara Yaris melarikan diri ke arah Rawasari kemudian masuk tol antara Tol Rawamangun dan Tol Rawasari. Sementara kedua korba

(van/ndr)


Berita Terkait