"Pimpinan kemarin sudah terima secara resmi tapi belum tahu secara keseluruhan apa yang diajukan karena belum dibahas di persidangan. Nanti bisa saja para inisiator mengusulkan kembali pada momentum yang lebih slow, kemarin lebih tergesa-gesa karena terbatas dengan UU Pemilu. Kami masih membuka kemungkinan kepada inisiator untuk mengurungkan atau menambah amunisi alasan dan dukungan terhadap interpelasi selama waktu reses atau apa pun selama 1 bulan ini," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Menurut Priyo pimpinan menunggu sampai masa sidang mendatang. Untuk kemudian dibahas di Badan Musyawarah DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Priyo menimbau para menteri berhati-hati mengambil kebijakan. "Intinya jangan serampangan, jangan terlalu kreatif tabrak UU, sesuai prosedur dan tata perundangan, dan itu tidak dibenarkan. Kalau sudah sesuai UU itu bagus, kalau ada terobosan-terobosan," kata Priyo.
(van/aan)











































