Sekelompok pria bermotor yang beraksi di toko 7-Eleven, Jl Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat, dan di Jl Pramuka, diduga dari anggota TNI AL. 200-an Anggota TNI AL ini mencari anggota geng motor yang telah membunuh salah satu teman mereka, Kelasi Arifin, yang bertugas di kantor staf khusus Panglima Armada RI Bagian Barat (Armabar).
"Ada indikasi ke arah TNI AL (pelakunya). Mereka apel di Monas terus ke Salemba dan Jl Pramuka sampai ada yang tewas," ujar seorang sumber terpercaya detikcom, Jumat (13/4/2012).
Aksi brutal kelompok pria ini semakin menjadi-jadi ketika mereka mendapat isu seorang anggota TNI AD juga menjadi korban dari geng motor. Hingga akhirnya dua pria yang sedang berada di pinggir Jl Pramuka Raya menjadi korban. Bahkan seorang di antaranya, Anggi Darmawan (19) meninggal setelah sempat dirawat di RS Islam, Cempaka Putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kapen Kostrad Letkol Albiner Sitompul mengaku tidak mengetahui dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus tersebut.
"Kita belum tahu. Pendalaman belum bisa," ucapnya.
Kapuspen TNI Laksda Iskandar Sitompul yang dikonfirmasi soal peristiwa itu pun enggan berkomentar. "Konfirmasi ke Kadispen TNI AL saja," kata Iskandar.
Sedang Dan Pomdam Jaya Kolonel Deddy yang dikonfirmasi juga enggan berkomentar. "Silakan hubungi yang lain," terangnya.
(gus/ndr)











































