"Kami mendesak aparat kepolisian untuk mengusut terjadinya berbagai peristiwa kekerasan yang terjadi di Papua serta memberi keamanan terhadap penduduk dalam melakukan operasi pencarian para pelaku penembakan," kata Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2012).
Menurutnya, investigasi penting dilakukan untuk memastikan pelaku penembakan yang menewaskan satu penumpang Trigana, Leiron Kogoya Muliambut (35). "Selama ini pemerintah tidak memberi kelanjutan dari pernyataan tentang OPM sebagai pelaku dari penembakan tersebut," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah seharusnya jangan terlalu cepat mengatakan bahwa pelaku penembakan di Bandara Mulia adalah OPM tanpa investigasi yang jelas," tuturnya.
Komnas HAM berharap pemerintah juga melakukan dialog dengan masyarakat setempat agar aksi penembakan tidak terulang. "Dialog dengan semua elemen masyarakat khususnya OPM untuk mencari solusi damai terhadap persoalan di Papua," tandasnya.
Pesawat yang biasa mengangkut logistik kebutuhan pokok ditembak hari Minggu, 9 April 2012. Pesawat yang terbang dari Nabire ini diberondong tembakan saat mendarat di landasan bandara.
(/)











































