Kaos Mega Itu Milik Adik Saya

Kapoltabes Yogyakarta:

Kaos Mega Itu Milik Adik Saya

- detikNews
Selasa, 10 Agu 2004 17:10 WIB
Yogyakarta - Kapoltabes Yogyakarta Kombes Condro Kirono membantah bila 2 ribu kaos Mega yang sempat mampir ke kantornya menjelang coblosan 5 Juli lalu adalah miliknya. Kaos itu milik adik iparnya, Sena R. Arifan.Sena menumpang alamat Mapoltabes Yogyakarta dalam pengiriman kaos itu. Alasannya, untuk memudahkan pengiriman karena alamat rumahnya susah dicari.Hal itu dikatakan Kapoltabes Yogyakarta Kombes Condro Kirono kepada wartawan di kantornya, Jl.Reksobayan No 1 Yogyakarta, Selasa(10/8/2004).Condro mengatakan, dirinya mengaku tidak tahu menahu apa isi barang kiriman milik adiknya dari Jakarta itu. Dirinya baru tahu kalau barang kiriman dari Jakarta untuk adiknya itu adalah kaos bergambar Mega-Hasyim setelah ada wartawan yang mengkonfirmasikan melalui Kasat Reskrim Kompol Sutendi. "Terus terang saya benar-benar tidak tahu soal kiriman milik adik saya itu. Lihat isi barangnya saja juga tidak," kata Condro.Menurut Condro, pada hari Selasa (15/6/2004) malam ketika bertemu Sena di rumah orangtuanya di daerah Gedong Kuning Yogyakarta, adik iparnya mengatakan akan menitipkan barang dengan menumpang alamat di Mapoltabes Yogyakarta, dengan alasan untuk memudahkan pengiriman. Sebab rumah alamat tempat tinggalnya di kampung Sidorejo Desa Ngestiharjo Kecamatan Kasihan Bantul itu sudah dicari. "Adik saya juga mengatakan berjanji bila barang sudah datang akan langsung diambil," jelasnya.Condro mengatakan, pada saat barang kiriman itu datang pada hari Rabu (16/6/2003) siang, dia rapat di Mapolda DIY sejak pagi. Sepulang dari rapat, Sespri Kapoltabes memberitahukan bila ada titipan barang yang dialamatkan ke Poltabes. Siang itu juga, Condro langsung menghubungi Sena untuk memberitahukan bila barang kiriman itu telah sampai. Barang itu lalu diantar ke rumah dinasnya. Sena saat itu sudah berada di rumah dinas itu dan langsung mengangkutnya kembali."Bahkan ketika wartawan ada yang meminta invoice-nya sebagai bukti, saya langsung mencari dengan meminta kepada Pamapta dan oleh Pamapta ternyata sudah disimpan langsung oleh bagian logistik," kata Condro.SimpatisanSementara itu Sena yang turut hadir dalam pertemuan itu mengakui bahwa kaos itu memang miliknya yang merupakan kiriman dari Jakarta. Sena yang mengaku sebagai simpatian Mega dari Jakarta Utara itu mendapatkan kiriman kaos dari salah eorang tim sukses Mega di DPD PDIP Jakarta.Kaos sebanyak 2 ribu buah itu kemudian dibagi-bagikan kepada pendukung Mega di wilayah Bantul terutama d sekitar Desa Ngestiharjo Kecamatan Kasihan. "Kaos sejumlah itu sangat sedikit, semua sudah habis saya bagikan di sekitar desa saya," katanya.Ketika ditanyakan kenapa kaos itu dialamatkan ke Mapoltabes Yogyakarta, Sena mengatakan hal itu untuk memudahkan pengiriman saja. Sebab dia mengaku bila dialamatkan di rumahnya di Sidorejo yang telah ditempati selama satu tahun itu, orang yang akan mengantarkan barang itu akan kesulitan mencari."Orang yang sering mencari saya untuk urusan bisnis seringkali kesasar karena letak Kampung Sidorejo itu memang agak susah. Saya di tempat itu juga masih baru sehingga belum banyak dikenal masyarakat kecuali tetangga sekitar," kata Sena yang berbisnis jual beli mobil di Yogya itu. (nrl/)


Berita Terkait