50 Orang anggota geng motor mengamuk di 7-Eleven di Jl Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat, Jumat dini hari tadi. Ternyata kelompok ini mendatangi dua kali convience store asal Jepang tersebut. Mereka menyerang 5 menit, kemudian pergi selama 15 menit dan kembali lagi untuk merusak.
"Mereka datang dua kali. Pertama mereka datang kemudian merusak selama 5 menit kemudian pergi selama 15 menit kemudian kembali lagi dan melakukan penyerangan kedua," kata kata salah seorang petugas keamanan di 7-Eleven kepada detikcom, Jumat (13/4/2012).
Petugas keamanan itu menyatakan, usia penyerang itu rata-rata di bawah 30 tahun. Mereka membawa samurai dan juga kayu saat penyerangan. "Saya juga hampir kena bacok saat menyelamatkan pengunjung," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak jelas siapa yang dikejar, saya juga bingung. Selama saya kerja juga baru sekali melihat aksi seperti ini," katanya.
Para penyerang juga sempat melukai dua orang pengunjung tempat nongkrong 24 jam ini. Ade Pirmanto menderita luka di bagian kepala. Sedangkan Roby luka di bagian telapak tangan. "Yang luka di bagian kepala sempat lari tapi dikejar oleh mereka dan dipukul," katanya.
Para pengunjung dan juga karyawan 7-Eleven juga sempat dimasukkan ke ruangan pegawai untuk menyelamatkan diri dari serangan itu. "Pengunjung dan pegawai saya masukkan ke sana untuk menyelamatkan diri," katanya.
(nal/nal)










































