"PKS sih santai-santai saja, tidak merasa dibuang dengan koalisi parlemen baru itu. Tapi catatannya tawaran koalisi itu karena Demokrat, Gerindra dan Hanura sepakat di RUU Pemilu, tapi coba hal yang lain. Masa mereka akur terus?" ujar Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim saat dihubungi detikcom, Jumat (13/4/2012).
Menurutnya untuk mencapai kata sepakat di DPR bukan persoalan mudah. Masing-masing fraksi memiliki kepentingan atas isu tertentu termasuk terhadap kebijakan yang diambil pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul Hakim mencontohkan rencana mengajukan interpelasi kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tak cuma partai oposisi, fraksi koalisi pun ikut menandatangani usulan interpelasi terkait diterbitkannya Keputusan Menteri BUMN Dahlan Iskan No. KEP-236/MBU/2011.
"Coba lihat di interpelasi Menteri BUMN, faktanya kan jadi berubah lagi. Gerindra dan Hanura ikut interpelasi, ini saja sudah berbeda sikap dengan Demokrat," jelas dia.
(fdn/nwk)











































