"Soal Hambalang," ujarnya Nazaruddin setelah turun dari mobil tahanan KPK yang membawanya dari Rutan Cipinang, Jumat (13/4/2012).
Mengenakan baju kemeja batik lengan panjang warna hijau, wajah Nazaruddin terlihat lemas. Eks Bendahara Umum Partai Demokrat itu tidak banyak bicara seperti biasanya dan langsung masuk ke gedung KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan diperiksa untuk penyelidikan Hambalang," tutur Jubir KPK Johan Budi ketika dikonfirmasi.
KPK saat ini engah menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek pembangunan sarana olah raga Hambalang yang disebut senilai Rp1,2 triliun itu.
Sudah banyak pihak-pihak yang dimintai keterangan atas proyek itu. Namun hingga kini kasus itu belum meningkat ke penyidikan alias menetapkan tersangka.
Dalam kasus Hambalang ini, KPK telah memeriksa sejumlah pihak. Mereka yang pernah dimintai keterangan KPK dalam penyelidikan proyek berbiaya Rp 1,2 triliun antara lain anggota DPR dari Partai Demokrat Ignatius Mulyono, Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto, dan Nazaruddin.
Ada juga pengusaha Paul Nelwan, beberapa petinggi PT Adhi Karya, rekanan proyek Hambalang, dan pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pada Rabu 4 April, adalah seorang wiraswasta bernama Lisa Lia. Kemarin, KPK memeriksa Direktur PT Dutasari Citralaras Mahfud Suroso.
(fjp/aan)











































