Orang Keterbelakangan Mental Ditipu, Rp 100 Juta Amblas

Orang Keterbelakangan Mental Ditipu, Rp 100 Juta Amblas

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 13 Apr 2012 09:47 WIB
Orang Keterbelakangan Mental Ditipu, Rp 100 Juta Amblas
Jakarta - Hati-hati jika mempunyai keluarga yang mempunyai keterbelakangan mental berkenalan dengan orang tidak dikenal. Bisa-bisa saja orang yang baru dikenal tersebut berniat busuk dan mempunyai niat jahat. Uang ratusan juta rupiah pun bisa amblas.

Hal ini dialami keluarga Susanto (35), warga Cengkareng, Jakarta Barat, pada 2005 silam. "Kami punya keponakan, Jujen (30) yang mempunyai keterbelakangan mental. Usianya 30 tahun tapi perilakuknya seperti anak usia 12 tahun," kata Susanto kepada detikcom, Jumat (13/4/2012).

Jujen ini meski mempunyai keterbelakangan mental tetapi taat beribadah. Pada suatu hari di 2005 lalu dia berkenalan dengan seorang ibu, FSL (30) pada acara kebaktian di sebuah gereja. "Keterbelakangan mental Jujen sudah dibuktikan di pengadilan dan putusan hakim dia harus di bawah perwalian," ujar Susanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, dari perkenalan tersebut, FSL kemudian mengeluarkan jurus mautnya. Dengan berpura-pura menolong dan iba, FSL memberikan perhatian lebih kepada Jujen. Sehingga pada suatu hari Jujen mentransfer uang Rp 100 juta di tabungannya kepada FSL. "Waktu itu FSL menjaminkan bilyet giro. Belakangan kami cairkan bilyet itu ternyata kosong, tidak ada isinya," beber Susanto.

Atas kejadian ini, FSL lalu dilaporkan ke Polres Jakarta Barat. Lalu pada 2010 dikeluarkan cekal untuk FSL selama 1 tahun atas permintaan Mabes Polri. Namun pada 2011, surat cekal tersebut tidak diperpanjang. Adapun FSL hingga kini masih berkeliaran di Jakarta. "Kami meminta polisi untuk segera menangkapnya. Kami sering lihat di perumahan di Cengkareng," harap Susanto.

(asp/nrl)


Berita Terkait