"Saya kira itu (MoU) tidak menjadi prioritas. Ada MoU sangat bagus, tapi sebelum ada MoU inisatif sidak itu sangat baik," kata Amir di sela-sela kunjungan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Jumat (12/4/2012).
Menurut Amir, saat ini sidak-sidak yang dilakukan secara internal sudah cukup baik. Namun kerjasama dengan BNN juga dipastikan tak akan berhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasilnya kita lihat sangat membesarkan hati, kalau nggak salah di Batam kemarin juga ada. Kita sudah lihat sendiri," sambungnya.
Operasi penggerebekan narkoba yang dilakukan Wamen Denny Indrayana dan BNN menjadi pemicu pembekuan MoU tersebut. Penyebabnya, saat aksi terjadi dugaan penamparan terhadap sipir.
Denny sudah membantah ada penamparan. Namun kalangan Ditjen PAS melawan. Mereka membela sipir yang mengaku ditampar dan protes pada Menkum HAM hingga akhirnya MoU antara BNN dan Kemenkum HAM yang menjadi dasar sidak Denny dibekukan sementara.
(mad/mok)










































