Jimly Sindir Anggota DPR yang Mencibir Soal Kesejahteraan Hakim

Jimly Sindir Anggota DPR yang Mencibir Soal Kesejahteraan Hakim

Muhamad Arif - detikNews
Jumat, 13 Apr 2012 07:03 WIB
Jimly Sindir Anggota DPR yang Mencibir Soal Kesejahteraan Hakim
Jakarta - Sejumlah anggota DPR mengkritik dengan pedas wacana mogok yang hendak dilakukan oleh hakim-hakim. Mantan hakim konstitusi, Jimly Asshiddiqie, meminta supaya anggota Dewan bisa mengerti perasaan hakim yang ingin kesejahteraanya diperhatikan.

"Orang yang tidak bertanggung jawab, jangan didengerin, Harus dengan bijaksana karena menyangkut perasaan orang. Saling hormat menghormati, hakim manusia juga," ucap Jimly kepada detikcom, Kamis (12/4/2012).

Lebih lanjut Jimly mengatakan, penghasilan angota DPR dengan hakim sangat berbeda jauh. Selain memiliki gaji yang tinggi, anggota DPR juga diperbolehkan untuk menjalankan usaha lain. Kondisi ini yang tidak boleh dilakukan oleh hakim,.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau anggota DPR nggak usaha dipikirin, jadi anggota DPR penghasilanya tinggi sekali. Mereka juga boleh buka usaha bisnis, sedangkan hakim tebatas," sindir Jimly.

Jimly juga membandingkan betapa makmurnya hakim pada jaman Presiden Soeharto dibandingkan zaman Reformasi sekarang ini. Hakim saat ini gajinya di bawah gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau zamannya Soeharto gaji hakim naik belipat-lipat tapi zamannya reformasi gaji hakim tidak naik malah gaji PNS yang naik tiap tahun bahkan gaji mereka sekarangpun di atas gaji hakim, ' tutup Jimly.

Sebelumnya anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan gaji kecil merupakan resiko profesi hakim.

"Mestinya dari awal hakim itu sudah mikir. Kalau jadi hakim ya itu keadaannya," kata Ruhut.

(rif/mok)


Berita Terkait