Pantauan detikcom, Kamis (12/4/2012) malam, di kawasan pusat kota Sinabang, Ibukota Simeulue, warga tetap beraktivitas seperti biasa. Lampu menyala, warung kopi dipenuhi pengunjung, kedai penjual pulsa, warung penjual CD bajakan dan rumah makan juga ramai.
"Kalau kemarin malam, sunyi ini semua. Cari jajanan malam saja susah, karena semua mengungsi. Sekarang udah macam biasa, tapi masih siaga," kata Ryan, salah seorang warga Sinabang.
Kondisi ramai itu antara lain terlihat di Jl. Tengku Di Ujung, Jl. Chik Di Tiro, hingga kawasan Simpang Lima, seperti Jl. Nasional dan Jl. Pahlawan. Di beberapa kawasan yang merupakan kantor-kantor pemerintahan, penjagaan terlihat lebih ramai. Antara lain di Kantor Bupati Simeulue dan Kantor DPRD Simeulue.
Kendati suasana sudah kondusif, warga tetap bersiaga. Mereka terus memantau perkembangan, baik dari media massa namun terutama dari pengendara sepeda motor yang memantau di dermaga pelabuhan.
Di dermaga kargo lama, ada beberapa warga yang memarkirkan sepeda motornya sembari memandang ke arah laut. Kondisi serupa juga terlihat di dermaga kargo baru yang terpaut beberapa ratus meter dari kargo lama.
Jika pengunjung dermaga melihat ada keganjilan, air laut surut maupun naik secara tidak wajar, apalagi setelah gempa, maka pemberitahuan segera disampaikan kepada warga yang lain. Pertanda agar segera bersiap-siap untuk menyelamatkan diri ke arah perbukitan.
(rul/mok)











































