"Alhamdulilah sampai saat ini, tanggal 16 UN tetap bisa dilaksanakan. Kami siapkan kalau terjadi force disaster, kami sudah siapkan exit-nya," ujar Mendikbud, M Nuh, dalam jumpa pers di Kemendiknas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (12/4/2012).
Jika pada hari Senin terjadi gempa, maka urusan keselamatan jiwa menjadi prioritas. Karena itu untuk daerah yang terlanda bencana, UN bisa ditunda. Termasuk pula jika terjadi bencana sosial dan konflik sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, apabila terjadi kerusakan fasilitas sekolah akibat terkena gempa maka bisa menggunakan fasilitas umum pengganti. Dengan demikian UN akan tetap berjalan.
Untuk mencegah kebocoran soal, para petugas disumpah. Kemendikbud akan berupaya semaksimal mungkin agar penyimpangan dan kebocoran dapat ditekan sekecil-kecilnya.
Sementara itu Ketua Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP), Aman Wirakartakusumah, mengatakan pendistribusian soal ke daerah pegunungan dilakukan dengan menggunakan pesawat terbang khusus. "Delivery dari naskah tadi bisa tiba di kesatuan pendidikan sesuai dengan waktu yang direncanakan," ucap Aman.
"Kejadian di Aceh, setelah koordinasi mereka menyampaikan distribusi soal berjalan lancar. Kebetulan distribusi belum dikerjakan karena antisipasi pasca pilkada karena takut ada masalah. Dan memang ada, di Gayo Lues ada kerusuhan. Tadi pagi distribusi soal di Aceh mulai dijalankan," papar Aman.
(vit/nwk)











































