Enam Desa di Kabupaten OKI Sumsel Terendam Banjir

Enam Desa di Kabupaten OKI Sumsel Terendam Banjir

Taufik Wijaya - detikNews
Kamis, 12 Apr 2012 17:14 WIB
Enam Desa di Kabupaten OKI Sumsel Terendam Banjir
Palembang - Akibat hujan deras yang turun dua hari lalu, ratusan rumah dan sawah di enam desa yakni Desa Cahya Maju, Cahya Tani, Tebing Suluh, Kepayang, Mekar Jaya dan Desa Sumber Agung, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, terendam banjir. Ketinggian air mencapai 1-2 meter.

Meskipun tidak ada korban jiwa, tapi banjir membuat warga di enam tersebut kemungkinan besar akan mengalami gagal panen.

"Banjir di desa kami memang terjadi setiap tahun. Tapi tahun ini cukup besar," kata Tugimin warga Desa Cahya Tani, kepada pers, seusai menerima bantuan dari Ketua Tim Penggerak Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Tartila Ishak, Kamis (12/04/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bantuan yang diterima Tugimin dan para petani lainnya itu berupa satu setengah ton beras, 100 dus mie instan, 8 dus sarden, 250 paket sembako.

Sementara, Tartila Ishak berharap, para petani yang menjadi korban banjir bersabar, "Dan tetap menjaga kesehatan," ujarnya.

Tartila bersama rombongan saat mengunjungi korban banjir menggunakan perahu karet.

Sementara guna mengatasi bencana banjir yang hampir setiap tahun melanda di Kabupaten OKI, Asisten II Setda Kabupaten OKI, Edward Candra, kepada pers mengatakan, pihaknya akan terus melakukan normalisasi sungai.

"Tahun 2012 sungai yang akan dinormalisasi antara lain Sungai Tanjung Sari I, Sungai Desa Rantau Durian, Sungai Tugu Agung, Sungai Sindang dan Sungai Tamar di Desa Mukti Sari," katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan soal pembuatan tanggul di Desa Sungai Beringin, dan pembuatan pintu air di Desa Sungai Belida, serta akan segera
merealisasikan irigasi seluas 5000 hektar pada sembilan desa di Kecamatan Lempuing pada tahun ini dan 6.500 hektar pada tahun 2013.

"Diharapkan tidak akan terjadi lagi banjir seperti ini di OKI di masa mendatang," ujarnya.

(tw/trw)


Berita Terkait