Ngotot PT 4 Persen, Golkar Siap Kalah di Voting RUU Pemilu

Ngotot PT 4 Persen, Golkar Siap Kalah di Voting RUU Pemilu

Ferdinan - detikNews
Kamis, 12 Apr 2012 15:28 WIB
Ngotot PT 4 Persen, Golkar Siap Kalah di Voting RUU Pemilu
Jakarta - Fraksi Golkar ngotot memilih besaran ambang batas parlemen 4 persen dan konversi suara menjadi kursi dengan menggunakan metode penghitungan webster. Golkar bahkan siap kalah dalam voting RUU Pemilu di paripurna.

"Kami memilih untuk konsisten dengan pilihan kami, sistem pemilu terbuka, kursi 3-8 per dapil, PT 4 persen dan konversi kursi dengan metode penghitungan Devinsor Webster," kata Wasekjen Golkar Nurul Arifin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).

Nurul menjelaskan metode webster adalah metode penghitungan yang paling banyak digunakan dalam sistem Pemilu di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Golkar menilai metode ini paling adil karena perolehan suara banyak dipresentasikan dalam jumlah kursi yang sesuai.

"Metode quota adalah model ketidakadilan karena partai-partai menengah yang hanya dapat kursi dari suara yang tidak sebanding dengan kursi bilangan pembagi pemilih," ujarnya.

Nurul menambahkan dengan usulan empat poin dalam RUU Pemilu, Golkar meyakini sistem presidensial akan menjadi kuat.

"Sistem ini akan lebih efektif jika jumlah partai sederhana. Lebih baik kalah demi sebuah keadilan daripada menang tapi mengingkari keadilan," tegas Nurul.

(fdn/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini