Dinas Pendidikan (Disdik) DKI meminta penulis buku dan penerbit agar lebih berhati-hati dalam memasukkan istilah dan kalimat dalam buku anak, terutama buku pelajaran. Dikhawatirkan tidak hanya 'istri simpanan' saja yang menyelonong ke buku SD.
"Kami ajak semua teman penulis untuk perhatikan tingkat kebutuhan dan psikologis anak dalam buat buku," ujar Wakil Kepala Disdik DKI Jakarta, Agus Surandika, kepada detikcom, Kamis (12/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila akan menyusun buku hendaknya dengan kalimat dan pilihan kata yang sesuai dengan perkembangan anak," sambung Agus.
Jika masih ada LKS maupun buku yang mengandung kata yang tidak sesuai dengan anak, dia sepakat harus segera diperbaiki. "Ini sistem yang harus diperbaiki bersama," ucap Agus.
Kisah 'Bang Maman' ini terkuak saat Hana (8), siswa SD Angkasa, Halim, bertanya pada ibunya, Intan. "Bu, istri simpanan itu apa?" Hal itu membuat Intan terperanjat. Dia terpaksa harus sedikit berbohong untuk menjawab pertanyaan itu. Intan lantas mengalihkan perhatian anaknya.
Kisah tersebut ada di dalam lembar kerja siswa (LKS) tentang Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta. Meski dalam teks kisah ada istilah istri simpanan, namun istilah itu tak muncul dalam soal-soal yang ada.
(/nrl)











































