Kisah Istri Simpanan di Buku SD Bukti Kelalaian Dikbud

Kisah Istri Simpanan di Buku SD Bukti Kelalaian Dikbud

Ferdinan - detikNews
Kamis, 12 Apr 2012 13:54 WIB
Kisah Istri Simpanan di Buku SD Bukti Kelalaian Dikbud
Jakarta -

Lolosnya kisah istri simpanan di buku kelas 2 SD menunjukkan kelalaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melakukan pengawasan. Dinas Dikbud diminta mengevaluasi penggunaan buku di SD Angkasa, Halim Perdanakusumah, Jakarta.

"Dinas Dikbud berarti tidak melakukan pengawasan dalam penggunaan buku ajaran. Ini kelalaian," kata anggota Komisi X dari Fraksi PKS, Raihan Iskandar, saat dihubungi wartawan, Kamis (12/4/2012).

Menurut dia, Dikbud semestinya melakukan pengawasan ketat, tidak hanya menyortir buku-buku sesuai ajaran kurikulum sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka harus detil melihat isi buku. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan harus kerja betul mengawasi buku-buku yang dipakai sekolah," ujarnya.

Materi kisah istri simpanan seperti tertulis dalam buku terbitan PT Media Kreasi, kata Raihan, tidak pantas. Sebab, secara psikologis murid SD tidak dapat dijejali cerita yang masuk kategori dewasa.

"Belum waktunya anak-anak mikirin itu. Pemahaman anak-anak enggak connect, kayak enggak ada contoh lain soal sifat buruk. Ini kurikulum ngaco, kayak enggak ada perencanaan kurikulumnya," imbuhnya.

Selain itu, Raihan juga meminta Dinas Dikbud menindaklanjuti peredaran buku ke pihak sekolah, termasuk penerbit. "Ini jadi catatan tersendiri bagi penulis dan penerbit. Pengawasan sekolah juga harus ketat jangan bermain dengan penerbit," tandasnya.

(fdn/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads