"Kami merasa sudah dibangun opini publik bahwa partai-partai besar itu dipandang serakah, rakus, greedy dan sebagainya," kata Juru Bicara Golkar dengan, Nurul Arifin, dengan nada tinggi dalam sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).
Nurul menyoroti anggapan partai besar yang mengajukan metode konversi suara webster sebagai partai yang serakah. Menurutnya tidak ada yang salah dengan model perhitungan webster. Malah, ia menjelaskan, perhitungan kursi tersebut adil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurul, pemilihan metode kuota murni akan membuat banyak suara pemilih yang hilang. "Apakah kalian rela suara konstituen hilang?" pungkasnya.
(trq/ndr)











































