"Sudah di-check runway dan gedung di Bandara Lasikin, semua normal. Ada retakan di over run, tapi karena gempa tahun lalu," terang Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (12/4/2012).
Bambang menambahkan, untuk pagi ini sudah ada satu pesawat jenis Cessna Caravan, milik maskapai Susi Air, rute Medan-Lasikin. Bandara Lasikin memiliki landasan sepanjang 1.400x30 meter, bandara ini sanggup didarati oleh pesawat jenis ATR 72-500 hingga Fokker 50.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan adanya kerusakan di Bandara Simeuleu. Kerusakan di bandara tersebut, menurut BNPB menyebabkan hambatan bagi akomodasi dari dan menuju daerah Simeuleu yang dinilai terkena dampak paling parah dari gempa tersebut.
"Barusan saya mendapat laporan bandara di Simeulue rusak. Tidak bisa untuk dilakukan pendaratan," tutur Kepala Pusat Informasi BNBP Sutopo Purwo di kantornya, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (11/4).
Namun Sutopo belum mendapat informasi rinci mengenai kerusakan di bandara itu. Tim BNPB yang dipimpin langsung kepala Syamsul Maarif akan menempuh jalur lain supaya dapat segera mencapai Meulue dengan segera.
"Saat ini tim masih di pesawat, saya belum tahu nanti bagaimana," ujarnya.
(riz/van)











































